Politics

Imigrasi Makassar Tangkap Pria Asal Yaman Tanpa Dokumen Resmi


Faisal MustafaImigrasi Makassar Tangkap Pria Asal Yaman Tanpa Dokumen Resmi
Press conference Imigrasi Kelas 1 TPI Kota Makassar terkait penangkapan warga negara asing asal Yaman, Kamis (27/1/2022). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR – Petugas Imigrasi Kelas 1 TPI Kota Makassar menangkap seorang warga negara asing bernama Mohammed Abdulaziz Khamis. Pria asal Yaman itu ditangkap di salah satu penginapan di Makassar, pada Selasa (25/1).

Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Agus Winarto mengatakan, penangkapan dilakukan setelah mendapat informasi dari Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Timur. Kemudian dikembangkan oleh pihaknya.

Baca juga: Tengok Warganya, Konjen Filipina Apresiasi Pelayanan Rudenim Makassar

“Yang bersangkutan berada di Indonesia tanpa memiliki dokumen, baik dokumen perjalanan maupun dokumen izin tinggal. Dan yang bersangkutan masuk ke Indonesia tahun 2018,” papar Agus di kantornya, Kamis (27/1).

Abdulaziz masuk ke Indonesia menggunakan paspor dan visa kunjungan pembicaraan bisnis yang masa waktunya terbatas. Dia pertama kali tiba melalui Bandara Soekarno Hatta, Jakarta dan tinggal sementara di Jakarta. “Paspor dan visanya dibuang karena rusak disebabkan banjir,” ungkap Agus.

Setelah di Jakarta kata Agus, Abdulaziz kemudian melanjutkan perjalanannya untuk tinggal sementara di sejumlah daerah di Indonesia. Di antaranya Kalimantan, Bali, dan terakhir di Kota Makassar. Belum begitu lama di Makassar, dia kemudian ditangkap.

Baca juga: Timpora Makassar Ikut Lakukan Pengamanan Pilkada Serentak

Saat berada di Kalimantan, Abdulaziz bahkan sempat bekerja dan menikah. “Diketahui pula WNA yang bersangkutan pernah bekerja di suatu perusahaan di Samarinda, serta pernah menikahi seorang perempuan WNI secara siri,” ungkap Agus.

Abdulaziz dianggap melanggar Pasal 119 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dia terancam pidana penjara lima tahun dan denda maksimal Rp500 juta. Petugas kini telah menahan Abdulaziz di ruang detensi kantor Imigrasi Makassar untuk pemeriksaan lanjutan.

(luq)

halaman ke-1

preload video



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.