Politics

Gugatan PT Ditolak MK, Bagaimana Kans Gatot Nurmantyo Maju Pilpres 2024?



loading…

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Foto/Dok.SINDOnews

JAKARTA – Nasib gugatan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo terkait ambang batas pencalonan presiden ( Presidential Threshold ) telah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK). Pada Kamis 24 Februari 2022, MK telah memutuskan menolak gugatan Gatot Nurmantyo yang meminta ketentuan presidential threshold di dalam Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dihapus.

Nama Gatot Nurmantyo sebelumnya beberapa kali muncul dalam bursa calon presiden (capres) 2024 di sejumlah survei. Bahkan, elektabilitas Gatot Nurmantyo paling teratas dengan 29,1% dalam klaster tokoh TNI, Polri, dan Purnawirawan pada survei yang dilakukan periode 16-24 November 2021 oleh Lembaga KedaiKOPI.

Hasil serupa juga tergambar dalam survei online yang dilakukan Platform Nyari Presiden (Nyapres2024) pada periode 17 April – 10 Mei 2021. Dalam survei yang menggunakan jejaring media sosial melalui iklan Facebook dengan mengambil sampel 1.310 responden yang tersebar di 32 provinsi itu, sebanyak 60,61 persen responden menilai Gatot Nurmantyo layak menjadi capres 2024.

Baca juga: MK Tolak Gugatan Gatot Nurmantyo Terkait Presidential Threshold

Sedangkan dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan periode 28 Februari-8 Maret 2021, elektabilitas Gatot Nurmantyo sebesar 1 persen. Dalam survei yang dilakukan lembaga Charta Politika pada periode 20-24 Maret 2021, elektabilitas Gatot Nurmantyo 0,6 persen.

Kemudian, elektabilitas Gatot Nurmantyo sebesar 0,9 persen dalam survei Indikator Politik Indonesia periode 13-17 April 2021 pada simulasi tertutup 17 nama. Lalu, bagaimana kans Gatot Nurmantyo maju ke Pilpres 2024 setelah gugatannya terkait presidential threshold itu ditolak MK?

“Hasil kemarin sudah bisa diprediksi jauh sebelum gugatan itu diajukan. Ini bukan semata soal hukum. Ada aspek politik yang tidak mungkin dipisahkan dari proses hukum. Apalagi, ini menyangkut kepentingan bagi kekuasaan hari ini, juga ke depan. Mudah dikalkulasi hasilnya,” kata Pengamat Politik Tony Rosyid kepada SINDOnews, belum lama ini.

Baca: Gugatan Ditolak MK, PKB Ajak Gatot Nurmantyo Cs Berjuang di Parlemen



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.